Mengatasi Ejakulasi Dini Karena Sering Masturbasi / Onani

Mengatasi Ejakulasi Dini Karena Sering Masturbasi –  Pada kesempatan kali ini, PapaTahanLama.com akan membahas hubungan antara ejakulasi dan kebiasaan masturbasi.

Isi Konten Mengatasi Ejakulasi Dini (ED) Karena Sering Masturbasi

Masturbasi merupakan suatu gejala umum yang sering terjadi di masyarakat dan lebih terkenal dengan istilah onani. Kebiasaan kurang baik ini dilakukan oleh remaja, pemuda yang belum menikah bahkan pria dewasa yang sudah berkeluarga.

mengatasi ejakulasi dini mani encer pada pria muda_karena masturbasi

Dengan prosentase terbesar pelakunya adalah remaja yang belum menikah. Seperti yang kami lansir dari laman Alodokter, sebuah studi menunjukkan bahwa 95% pria di dunia ini  minimal pernah satu kali dalam hidupnya melakukan onani atau masturbasi.

Sekilas Tentang Onani / Masturbasi 

Menurut  Prof. Dr. Dr. Wimpie Pangkahila Sp, And, Ketua Pusat Studi Seksologi dan Andrologi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, kata onani berasal dari nama seorang pria yaitu, Onan.

Sebagaimana diceritakan di Kitab Perjanjian Lama pada Kitab Kejadian pasal 38, Onan diminta oleh sang ayah yaitu Yehuda, untuk menikahi istri almarhum kakaknya. Hal ini dimaksudkan supaya istri sang kakak mendapatkan keturunan.

Onan sebenarnya tidak bersedia. Karena nanti jika istri sang kakak melahirkan, anak yang dilahirkan akan diakui sebagai keturunan kakaknya, bukan keturunan dirinya.

Tapi demi mematuhi sang Ayah, Onan akhirnya mau menikahi istri kakaknya. Tetapi setiap berhubungan badan, Onan selalu mencabut penisnya ketika spermanya hendak keluar.

Dia tetap tidak mau, janda mantan istri kakaknya yang dia nikahi mendapatkan keturunan darinya. Akhirnya Tuhan murka dan Onan pun mati karena murka-Nya.

Dari kisah di atas, munculah istilah onani. Meski pada prakteknya sekarang ini, onani dilakukan tanpa berhubungan badan dengan lawan jenis. Pengertian onani sekarang ini adalah mencari kepuasan seksual dengan cara mengeluarkan sperma melalui rangsangan sendiri maupun dengan partner tanpa berhubungan badan.

Efek Negatif dan Positif dari Onani / Masturbasi

Terutama di kalangan anak muda, masturbasi biasanya dilakukan karena dorongan seksual yang meledak-ledak tak tertahankan. Entah karena melihat lawan jenis menggunakan pakaian yang merangsang atau melihat film dewasa.

Ketika melakukan masturbasi, kecenderungannya adalah dilakukan dengan cepat agar segera mendapat kepuasan seksual. Hal inilah yang menimbulkan ‘kebiasaan pola seks cepat’.

Selain menimbulkan kebiasaan seks cepat, efek buruk yang menonjol dari masturbasi adalah munculnya perasaan berdosa. Perasaan ini bisa membuat sistem bawah sadarnya mengatakan, bahwa dirinya telah rusak di mata agama ataupun dalam pandangan sosial.

Meskipun memiliki sisi negatif, onani juga memiliki sisi positif.

Penelitian yang dilakukan oleh Michael F. Leitzmann, dari Lembaga Kanker Nasional Amerika Serikat yang berlangsung selama 8 tahun terhadap 29.000 pria berumur 46-81 tahun, menyimpulkan bahwa pria yang saat muda (usia 20-29 tahun) berejakulasi lebih dari 21 kali/bulan, memiliki kecenderungan terhindar dari kanker prostat hingga 33%.

Sementara yang ejakulasi antara 13-20 kali/bulan punya kecenderungan terbebas dari kanker prostat 14%. Jadi semakin banyak ejakulasi semakin kecil resiko terkena kanker prostat.

Bagi pria yang belum menikah (biasanya remaja dan pria muda), tentu ejakulasi terjadi karena aktifitas onani atau masturbasi (kecuali mereka yang melakukan hubungan intim di luar nikah).

Pengaruh Masturbasi / Onani Terhadap Ejakulasi Dini

Meskipun masih simpang siur dan menjadi perdebatan di antara para dokter mengenai efek masturbasi terhadap ejakulasi dini, tetapi pandangan yang lebih valid mengenai hal ini baik dari para dokter seksologi maupun psikolog adalah masturbasi menjadi salah satu dari sekian banyak penyebab ejakulasi dini.

Sebagaimana yang diungkapkan oleh Dr. Andri Wanananda MS di forum tanya jawab detik health, menyatakan bahwa “beberapa penelitian ilmiah menunjukkan bahwa onani merupakan salah satu penyebab ejakulasi dini”.

Analisa dari Dr. Andri Wanananda MS yang merupakan pengajar di fakultas kedokteran Universitas Tarumanegara sebagai berikut ;

“Saat melakukan onani, pelaku melakukan sekehendak hati tanpa kontrol, sehingga dia bisa ejakulasi kapan saja, seringnya sesegera mungkin untuk memuaskan hasrat seksualnya. Dan hal ini kemudian menjadi kebiasaan selama bertahun-tahun.”

Inti dari maksud Dr. Andri adalah masturbasi menyebabkan “kebiasaan pola seks cepat”. Kebiasaan pola seks cepat yang terinstall dalam bawah sadar otak, menjadikan seorang pria mudah ejakulasi.

Ketika dihadapkan ML sungguhan dengan pasangannya, Ia  tidak bisa mengontrol ejakulasi dan selalu keluar duluan. Hal ini karena kebiasaan ejakulasi cepat saat onani yang tidak terkontrol.

Inilah kemudian yang kita sebut ejakulasi dini. Di mana lawan belum merasakan kepuasan, si pria sudah ejakulasi terlebih dahulu karena tidak adanya kemampuan mengontrol keluarnya sperma.

Bahkan dalam kasus ejakulasi dini yang parah, sang pria berejakulasi bahkan sebelum penis penetrasi ke miss v pasangan, alias baru nempel sudah keluar. Istilah orang Jawa sering disebut dengan “peltu” singkatan dari “nempel metu”, baru nempel sudah keluar.

Cara Mengatasi Ejakulasi Dini Karena Masturbasi / Onani

Kabar bagusnya, ejakulasi dini bisa disembuhkah. Ada banyak cara mengatasi ejakulasi dini karena masturbasi / onani di masa muda agar bisa tahan lama.

Tapi secara garis besar ada 3, yaitu:

  1. Mengatasi ejakulasi dini karena onani dengan minum obat farmasi / jamu herbal.
  2. Mengatasi ejakulasi dini karena masturbasi dengan penggunaan anestesi topikal / bius lokal. Bisa berupa herbal oles tahan lama, tisu oles atau kondom tahan lama.
  3. Mengatasi ejakulasi dini karena onani dengan latihan (exercize) kontrol ejakulasi.

Yang perlu diperhatikan, untuk penggunaan obat kimia atau farmasi yang diminum, wajib alias harus di bawah pengawasan dokter. Karena obat telan sangat beresiko terhadap ginjal dan jantung.

Bisa juga mengatasi ejakulasi dini karena onani dengan pengobatan alternatif seperti akupuntur, hipnoterapi atau pijat refleksi khusus ejakulasi dini.

2 Sisi Unik Masturbasi Pada Ejakulasi Dini

Yang unik dari masturbasi atau onani, dia memiliki dua sisi. Masturbasi, selain bisa menyebabkan ejakulasi dini, juga sebaliknya…bisa menyembuhkan ejakulasi dini.

Kok bisa ?

Perhatikan lagi kata kunci ini “kebiasaan pola seks cepat”. Ya…masturbasi yang menyebabkan ejakulasi dini adalah masturbasi yang dilakukan tanpa kontrol, sebisa mungkin dilakukan secepat-cepatnya agar segera klimaks. Masturbasi seperti ini seringnya dilakukan oleh pria muda sebelum menikah.

Untuk menyembuhkan ejakulasi dini, gunakan masturbasi yang sebaliknya. Yaitu masturbasi dengan kontrol untuk membangun “kebiasaan pola seks lama”. Masturbasi model ini salah satu bagian dari teknik start-stop.

Teknik start-stop secara lengkap seperti ini :

  1. Masturbasi penis dilakukan oleh pasangan (istri), bisa dengan tangan atau (maaf) dengan mulut / oral seks. Lakukan perlahan hingga pria merasakan mau klimaks.
  2. Ketika mau klimaks, stop rangsangan dan tunggu hingga penis cool down, turun gairahnya.
  3. Ulang-ulang kedua langkah di atas, hingga penis terbiasa mengontrol gairah hendak ejakulasi.
  4. Latihan rutin akan membuat penis semakin mudah menahan ejakulasi dan mampu bertahan lebih lama.
  5. Jika penis dirasa sudah mampu bertahan lebih lama (tidak cepat keluar ) dengan rangsangan tangan maupun oral, selanjutnya lakukan latihan ini dengan hubungan intim.
  6. Lakukan gerakan tusukan penis ke Miss V dan stop gerakan tusukan ketika dirasa hendak ejakulasi.
  7. Setelah cooling down, lakukan lagi gerakan tusukan dan stop lagi setiap hendak ejakulasi.

Latihan teknik start-stop ini akan membangun “kebiasaan seks lama”. Rangkaian latihan teknik start-stop akan memperlihatkan hasil yang cukup signifikan dalam jangka waktu 3-6 bulan. Lakukanlah latihan ini satu sesi tiap hari dengan repetisi 7-10 kali di tiap sesi latihan.

Hasil tiap orang berbeda, tergantung tingkat keparahan ejakulasi dini.

Teknik start-stop ini sering PapaTahanLama sebut dengan cara mudah dan nikmat dalam mengatasi ED.

Manusia adalah budak dari kebiasaan. Semakin terbiasa, semakin bisa. Sebagai contoh atlet marathon yang mampu lari berjam-jam dalam jarang puluhan kilometer. Apakah di awal-awal si atlet bisa melakukan hal itu ? tentu tidak. Kebiasaan yang dibangun dengan latihanlah yang membuat dia bisa seperti itu.

Sama halnya dengan seks, jika kebiasaan yang dibangun adalah kebiasaan pola seks cepat, maka dia akan terbiasa ejakulasi dengan cepat (alias ejakulasi dini). Namun jika kebiasaan yang dibangun adalah pola seks lama, maka dia mampu tahan lama saat berhubungan intim.

5 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *